Langsung ke konten utama

Cara Menghapus Add-Ons Mozilla Firefox

Salah satu kelebihan mozilla firefox adalah penggunaan ekstensi (extensions) dan plugins. Kadang setelah kita kita memasang plugins kita ingin agar plugin tersebut tidak aktif untuk sementara. bila demikian maka kita bisa menonaktifkan plugins tersebut untuk sementara. tapi bila kita memang sudah tidak butuh lagi, maka plugin tersebut dapat kita hapus dengan cara melakukan uninstall add-ons.
Untuk proses uninstall plugin pada mozilla firefox tersebut anda dapat mengikuti langkah berikut :
  1. Buka browser mozilla firefox anda
  2. Pada menu mozilla firefox, pilih menu Tools
  3. Dari dropdown menu, pilih item Add-Ons
  4. Anda akan diperlihatkan sebuah dialog. Pada Firefox terbaru, justru akan ditampilkan pada browser mozilla anda.
  5. Untuk menghapus add-ons, pilih tab extensions, lalu cari add-ons yang ingin anda hapus, buang alias uninstall. lalu klik tombol Remove. Pada firefox versi lama biasanya berupa tombol Uninstall. ;)
  6. Tutup Dialog.
  7. Bila anda diminta untuk melakukan Restart Firefox, lakukan saja. tapi bila anda masih bekerja dengan mozilla, tunda dahulu. selesaikan pekerjaan anda lalu restart firefox secara manual. Sebab umumnya perubahan baru akan dapat terasa setelah anda melakukan restart ulang firefox (setelah menutup dan membuka kembali firefox)

Bila anda menghapus sebuah add-ons, maka untuk memakainya kembali maka anda harus melakukan install ulang add-ons tersebut. Bila anda berencana untuk memakai kembali add-ons tersebut dalam waktu dekat, sebaiknya anda hanya melakukan menonaktifkan add-ons mozilla firefox tersebut.

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Perkalian Pecahan

Cara Menghitung Perkalian Pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) - Kita sering mendengar kata-kata pecahan, pembilang, penyebut, sekian per sekian, dan masih banyak lagi. Berbagai macam sebutan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang merupakan hasil pembagian sebuah bilangan dengan bilangan lainnya atau sering disebut dengan pecahan. Hakikatnya pengertian pecahan adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan yang dibagi, sedangkan penyebut adalah bilangan yang menjadi pembagi. Secara umum, penulisan pecahan akan lebih mudah dibaca menggunakan nilai penyebut dan pembilang yang lebih kecil atau penggunaan penyebut berbasis 5 atau 10 tetapi masih tetap memiliki nilai yang sama. Sebagai contoh, orang 1/2 akan lebih disukai daripada 500/1000, tetapi 50/100 atau 500/1000 akan lebih disukai daripada pecahan seperti 387/774. Padahal semua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, yakni 1/2. Oleh karena itu, biasanya dilakukan penye

Cara Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal

Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni : bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1 bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7 bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst. Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana ca