Langsung ke konten utama

Cara Mudah Mengganti Warna Garis di Microsoft Word

Garis dalam dokumen kadang perlu dibedakan warnanya. Sebab warna garis yang berbeda dapat menggambarkan arti yang berbeda pula. Untuk mengatur warna garis di dokumen Microsoft Word 2007 anda dapat melakukannya dengan langkah berikut.
  1. Pilih garis yang akan anda ubah warnanya
  2. Pada menu Drawing Tools, pilih ribbon format
  3. Kemudian pilih Shape Outline.
  4. Anda akan dimunculkan popup window yang berisi sederetan kotak warna-warni.
  5. Gambar: Memilih warna garis melalui ribbon Microsoft Word 2007
  6. Pilihlah salah satu warna yang ada pada kotak tersebut untuk mengganti warna garis yang lama.
  7. Bila warna yang anda inginkan tidak ada, anda masih diberi kesempatan untuk memilih warna sendiri dengan klik item More Outline Colors
  8. Bila anda klik item More Outline Colors, anda akan ditampilkan sebuah dialog Colors, untuk memilih sendiri warna yang anda kehendaki.
  9. Pada dialog Colors tersebut, bila warna yang anda kehendaki masih tidak ada pada tab Standard, anda dapat “meramu” sendiri warna yang anda inginkan pada tab Custom.
  10. Gambar: Cara Memilih kustom warna garis melalui dialog colors Microsoft Word 2007
  11. Untuk memilih warna yang anda inginkan, klik dahulu pada kotak warna warni.
  12. Setelah itu, pada bagian kanan kotak warna-warni tersebut atur tingkat kecerahan / kegelapan dari warna yang anda inginkan.
  13. Atau anda bisa juga langsung mengetikan langsung “ramuan” warna anda pada kotak Red, Green dan Blue bila anda menggunakan model warna RGB. Tapi bila anda menggunakan HSL, maka isikan nilai untuk Hue, Sat, Lum.
  14. Pada bagian bawah, ada preview warna yang anda buat.
  15. Ubah nilai pada Transparency untuk mengatur tingkat transparansi garis anda.
  16. Jika sudah sesuai dengan yang anda inginkan, klik tombol OK untuk menutup dialog dan merubah warna pada garis.
  • Untuk mengganti beberapa garis dengan warna yang sama, anda dapat melakukannya dengan memblok terlebih dahulu garis-garis yang akan rubah warnanya
  • Pada menu Shape Outline, jangan pernah memilih no outline, sebab garis anda akan hilang alias tidak kelihatan.

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Perkalian Pecahan

Cara Menghitung Perkalian Pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) - Kita sering mendengar kata-kata pecahan, pembilang, penyebut, sekian per sekian, dan masih banyak lagi. Berbagai macam sebutan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang merupakan hasil pembagian sebuah bilangan dengan bilangan lainnya atau sering disebut dengan pecahan. Hakikatnya pengertian pecahan adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan yang dibagi, sedangkan penyebut adalah bilangan yang menjadi pembagi. Secara umum, penulisan pecahan akan lebih mudah dibaca menggunakan nilai penyebut dan pembilang yang lebih kecil atau penggunaan penyebut berbasis 5 atau 10 tetapi masih tetap memiliki nilai yang sama. Sebagai contoh, orang 1/2 akan lebih disukai daripada 500/1000, tetapi 50/100 atau 500/1000 akan lebih disukai daripada pecahan seperti 387/774. Padahal semua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, yakni 1/2. Oleh karena itu, biasanya dilakukan penye

Cara Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal

Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni : bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1 bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7 bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst. Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana ca