Langsung ke konten utama

Cara Memakai Fungsi VLOOKUP Lebih Rinci

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mencari sebuah nilai dalam tabel dan mengembalikan nilai yang sesuai dengan baris yang sama. Nilai tersebut dicari pada kolom pertama sedangkan nilai yang dikembalikan atau diberikan berasal dari kolom lain pada baris yang sama.

 

Sintaks pemakaian VLOOKUP

VLOOKUP(nilai_kunci,tabel_array, indeks_kolom,Mode_pencarian)

 

Nilai_kunci

Merupakan nilai yang akan dicari pada kolom pertama dari tabel_array. Nilai_kunci bisa berupa konstanta seperti bilangan /angka( misal 1, 3, 7.5, ), logika (true, false) string (misal "satu", "tumpuk.com"), ataupun referensi (misal C4, $D5, $E$6).
Kenapa Nilai VLOOKUP bisa menghasilkan #NA ? Karena nilai_kunci yang dicari dalam kolom pertama tabel_array tidak ditemukan.

 

tabel_array

merupakan sekumpulan data yang terdiri dari dua kolom atau lebih. Biasanya menggunakan referensi ke range atau nama range. Kolom pertama dari tabel_array merupakan nilai yang akan dicari dengan menggunakan nilai_kunci. Nilai tersebut dapat berupa bilangan/angka, teks ataupun logika. Bila nilai berupa teks, maka huruf kecil dan huruf besar tidak dibedakan alias dianggap sama, misal "a" akan dianggap sebagai "A", begitu juga sebaliknya.

 

Indeks_kolom

merupakan nomor kolom dalam tabel_array dimana nilai yang dicari akan dikembalikan. Angka 1 akan menunjuk pada kolom pertama, angka 2 merujuk pada kolom 2, angka 3 merujuk pada kolom 3, dan seterusnya. Bila indeks kolom bernilai 5 dan nilai_kunci ditemukan pada baris 7 (di kolom 1) , maka nilai yang dikembalikan atau diberikan oleh fungsi VLOOKUP adalah nilai yang ada pada baris 7 kolom ke 5.
Kenapa VLOOKUP memberikan nilai error #VALUE ? karena nilai indeks_kolom kurang dari 1
Kenapa VLOOKUP memberikan nilai error #Ref ? Karena nilai indeks_kolom lebih besar dari jumlah kolom yang ada dalam tabel_array.

 

Mode_pencarian

Mode_Pencarian menentukan bagaimana cara pencarian nilai_kunci pada kolom pertama tabel_array.
  • Bila Mode_Pencarian bernilai FALSE atau tidak diisikan (dianggap FALSE), maka pencarian nilai_kunci pada kolom pertama tabel_array dilakukan dengan cara mendapatkan nilai yang persis sama.
  • Bila Mode_Pencarian bernilai TRUE atau ada nilainya (bukan FALSE), maka mode pencarian dilakukan dengan cara menentukan nilai yang persis sama atau mendekati. Bila menggunakan pencarian dengan mode ini sebaiknya data yang ada kolom pertama sudah diurutkan terlebih dahulu.
    Mendekati bukan berarti nilainya paling dekat, tetapi nilainya minimal melebihi dari nilai yang dicapai sebelumnya. Misalkan pada kolom pertama berisi angka 1, 10, 5000, 10000. Bila Nilai_kunci adalah 4000, maka nilai yang dikembalikan bukan yang berada pada baris yang sama dengan angka 5000, tapi justru pada baris yang sama dengan angka 10. Logikanya, 4000 lebih dari 10, tetapi 4000 belum lebih dari 5000.

 

Tips Cara Memakai Fungsi VLOOKUP Lebih Rinci

Bila kolom pertama berisi teks, maka pastikan bahwa tidak ada spasi yang "tidak tepat". Sebab teks "KATA " (dengan spasi di akhir) akan dianggap berbeda dengan "KATA" (tanpa spasi). Hal ini kadang membuat kita susah mencari dimana kesalahan tersebut terjadi karena dilayar akan tampak seperti sama. Untuk mengatasinya anda dapat gunakan tanda kurung "(" dan ")" sehingga akan terlihat perbedaan antara "(KATA )" dengan "(KATA)". Selain menggunakan tanda kurung tersebut, anda bisa juga menggunakan fungsi TRIM atau CLEAN untuk menghilangkan spasi tersebut.

Komentar

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Rumus Luas Permukaan Balok

Cara Mencari Luas Permukaan Balok . - Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dengan setidaknya salah satu pasang diantaranya berbeda. Bila ketiga pasang sisi bangun ruang tersebut berbentuk persegi (bujur sangkar) yang sama dan sebangun maka disebut sebagai kubus. Balok memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi balok pada gambar di bawah ini. Ilustrasi Balok Pada gambar di atas p adalah panjang (rusuk) balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok. Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang rumus volume balok, maka pada artikel ini kita akan membahas secara detail atau rinci mengenai bagaimana cara menghitung luas permukaan/selimut balok termasuk mmenghitung luas alas balok berdasarkan luas selimut balok.   RUMUS LUAS BALOK Dengan menganggap p adalah panjang dari balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok seperti yang dapat dili

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium - Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku. Rumus Luas Trapesium adalah : Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut. Contoh Trapesium Sembarang ABCD Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat. Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2 Keliling Trapesium ABCD = AB + BC + CD + DA Contoh Trapesium Siku-siku PQRS Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Rumus menghitung persentase kenaikan - Semua pengusaha bisnis pasti menginginkan usahanya semakin berkembang yang ditunjukkan dari waktu ke waktu dengan kenaikan, baik kenaikan omzet maupun keuntungan. Kenaikan tersebut selain dapat dilihat dari angka nominal yang biasanya di tunjukkan dalam rupiah atau unit, juga sering dihitung dengan menggunakan persen. Persentase kenaikan merupakan nilai persentase tambahan nilai terakhir dari nilai sebelumnya. Biasanya persentase kenaikan ini menjadi pembanding utama dalam usaha bisnis. Orang akan melihat berapa persen kenaikan omzet, berapa persen keuntungan, dan seterusnya. Untuk menghitung persentase kenaikan dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rumus : Persentase (%) = (akhir – awal) / awal x 100% dimana nilai akhir adalah nilai yang lebih besar dari nilai awal . jika nilai awal lebih rendah, maka yang harus anda hitung adalah persentase penurunan. Rumus menghitung Persentase Kenaikan