Langsung ke konten utama

Cara Penjumlahan Nilai Beberapa Kategori Tertentu di Ms Excel

Penjumlahan tidak asing lagi di Microsoft Excel dan biasanya kita menggunakan formula SUM. Tetapi jika kita ingin menjumlahkan banyak nilai dengan kategori tertentu tentu akan sangat merepotkan. Untuk penjumlahan dengan satu buah kondisi anda bisa menggunakan fungsi SUMIF () tetapi jika kondisi atau kriteria yang digunakan banyak (ada 2, 3, ..dst kondisi) maka anda harus menggunakan fungsi SUMIFS. Seperti penggunaan SUMIF, SUMIFS juga membutuhkan area yang akan dijumlah, area kriteria, dan kiterianya sendiri. Misalnya kita ingin mengetahui berapakah penjualan yang telah dibayar lunas dari masing-masing sales seperti contoh berikut:

Gambar: Cara melakukan penjumlahan dengan beberapa kategori di Microsoft Excel menggunakan fungsi SUMIFS

  1. Misal kita ingin mengetahui penjualan yang telah dilakukan Sales (Maya) telah lunas berapa unit, yang masih proses berapa unit.
  2. Taruh posisi kursor di tempat hasil penjumlahan akan diletakkan, misalkan pada sel E18
  3. Ketik fungsi =SUMIFS( pada sel tersebut atau pada formula bar yang terletak di atas
  4. Kemudian blok area yang akan dijumlahkan bila kondisi terpenuhi, misal area sel D5:D14 (warna merah).
  5. Ketik , (koma) atau ; (titik koma) bila anda menggunakan separator titik koma
  6. Untuk Kriteria pertama, Selanjutnya blok area sel yang berisi kriteria atau kondisi yang akan dibandingkan, misalkan area sel nama sales C5:C14 (warna biru pada gambar)
  7. Ketik , (koma) atau ; (titik koma) bila anda menggunakan separator titik koma
  8. Selanjutnya ketikkan syarat yang ditentukan. Pilih langsung merujuk ke sel yang memiliki persyaratan misal sel C18 (warna biru, berisi tulisan maya).
  9. Ketik , (koma) atau ; (titik koma) bila anda menggunakan separator titik koma lagi
  10. Untuk Kriteria kedua, blok area sel yang berisi kriteria atau kondisi yang akan dibandingkan, misalkan area sel nama sales E5:E14 (warna kuning pada gambar)
  11. Ketik , (koma) atau ; (titik koma) bila anda menggunakan separator titik koma lagi
  12. Selanjutnya ketikkan syarat yang ditentukan. Pilih langsung merujuk ke sel yang memiliki persyaratan misal sel E17 (warna kuning, berisi tulisan "PROSES").
  13. Ketik ) (tutup kurung), sehingga rumus SUMIF terebut selengkapnya menjadi =SUMIFS(D5:D14,C5:C14,C18,E5:E14,E17)
  14. Tekan tombol ENTER
  15. Hasil penjumlahan untuk sales maya dengan kategori "PROSES" berjumlah 2 (Kalau tidak percaya, silahkan anda cek secara manual hasilnya :D )

Tips Cara Penjumlahan Nilai Kategori Tertentu di Ms Excel

Untuk penjumlahan kategori yang lain anda bisa menggunakan copy/paste. Tapi harus anda ingat, sebelum di-copy untuk area sel harus anda tambahkan tanda dolar sehingga rumus tersebut menjadi : =SUMIFS($D$5:$D$14,$C$5:$C$14,$C18,$E$5:$E$14,E$17) Selamat Mencoba :)

Komentar

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Rumus Luas Permukaan Balok

Cara Mencari Luas Permukaan Balok . - Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dengan setidaknya salah satu pasang diantaranya berbeda. Bila ketiga pasang sisi bangun ruang tersebut berbentuk persegi (bujur sangkar) yang sama dan sebangun maka disebut sebagai kubus. Balok memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi balok pada gambar di bawah ini. Ilustrasi Balok Pada gambar di atas p adalah panjang (rusuk) balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok. Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang rumus volume balok, maka pada artikel ini kita akan membahas secara detail atau rinci mengenai bagaimana cara menghitung luas permukaan/selimut balok termasuk mmenghitung luas alas balok berdasarkan luas selimut balok.   RUMUS LUAS BALOK Dengan menganggap p adalah panjang dari balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok seperti yang dapat dili

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium - Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku. Rumus Luas Trapesium adalah : Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut. Contoh Trapesium Sembarang ABCD Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat. Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2 Keliling Trapesium ABCD = AB + BC + CD + DA Contoh Trapesium Siku-siku PQRS Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Rumus menghitung persentase kenaikan - Semua pengusaha bisnis pasti menginginkan usahanya semakin berkembang yang ditunjukkan dari waktu ke waktu dengan kenaikan, baik kenaikan omzet maupun keuntungan. Kenaikan tersebut selain dapat dilihat dari angka nominal yang biasanya di tunjukkan dalam rupiah atau unit, juga sering dihitung dengan menggunakan persen. Persentase kenaikan merupakan nilai persentase tambahan nilai terakhir dari nilai sebelumnya. Biasanya persentase kenaikan ini menjadi pembanding utama dalam usaha bisnis. Orang akan melihat berapa persen kenaikan omzet, berapa persen keuntungan, dan seterusnya. Untuk menghitung persentase kenaikan dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rumus : Persentase (%) = (akhir – awal) / awal x 100% dimana nilai akhir adalah nilai yang lebih besar dari nilai awal . jika nilai awal lebih rendah, maka yang harus anda hitung adalah persentase penurunan. Rumus menghitung Persentase Kenaikan