Langsung ke konten utama

Cara Membuat Tabel di Tengah Halaman di Ms Word

Posisi tabel dalam dokumen yang kita buat menggunakan microsoft word sering menjadi perhatian tersendiri. Umumnya tabel diletakkan rata kiri atau rata tengah dari halaman. Diletakkan rata kiri agar cepat beres, padahal yang paling dianjurkan adalah tabel yang berada di tengah halaman karena judul tabel pun diletakkan di tengah halaman :) . Bila kita mengetahui cara cepat menempatkan tabel ditengah halaman pasti akan langsung dilakukan tanpa perlu menggeser-geser garis tabel ke kiri dan ke kanan.


 Gambar: Contoh tabel ditengah-tengah halaman di microsoft word


Untuk membuat tabel berada ditengah-tengah halaman pun sangat mudah. Di microsoft Word anda bisa memanfaatkan center paragraph (rata tengah/center alignment) pada tabel. Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut.
  1. Pilih tabel yang akan dibuat berada di tengah halaman. Arahkan kursor ke tabel. Anda akan melihat tanda yang mirip tanda + yang muncul di kiri atas tabel. Klik tanda tersebut
  2. Selanjutnya klik ribbon Home lalu klik tombol Center Text yang ada di grup Paragraph , atau
  3. Tekan tombol keyboard (shortcut) CTRL+E
  4. Lihat, posisi tabel akan berada ditengah-tengah halaman


 Gambar: Cara membuat tabel ditengah-tengah halaman di microsoft word



 

Tips Cara Membuat Tabel di Tengah Halaman di Microsoft Word

  1. Posisi tabel ditengah halaman akan tergantung pada margin kiri dan kanan dari kertas
  2. Tabel hanya bisa dipindah bila anda hanya melakukan seleksi (sorot) pada satu tabel penuh saja. Tidak bisa dilakukan bila hanya sebagian, atau ada teks di luar tabel yang ikut disorot.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Perkalian Pecahan

Cara Menghitung Perkalian Pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) - Kita sering mendengar kata-kata pecahan, pembilang, penyebut, sekian per sekian, dan masih banyak lagi. Berbagai macam sebutan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang merupakan hasil pembagian sebuah bilangan dengan bilangan lainnya atau sering disebut dengan pecahan. Hakikatnya pengertian pecahan adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan yang dibagi, sedangkan penyebut adalah bilangan yang menjadi pembagi. Secara umum, penulisan pecahan akan lebih mudah dibaca menggunakan nilai penyebut dan pembilang yang lebih kecil atau penggunaan penyebut berbasis 5 atau 10 tetapi masih tetap memiliki nilai yang sama. Sebagai contoh, orang 1/2 akan lebih disukai daripada 500/1000, tetapi 50/100 atau 500/1000 akan lebih disukai daripada pecahan seperti 387/774. Padahal semua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, yakni 1/2. Oleh karena itu, biasanya dilakukan penye

Cara Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal

Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni : bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1 bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7 bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst. Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana ca