Langsung ke konten utama

Cara Mencetak Beberapa Halaman File PDF Dalam 1 Kertas

PDF merupakan format file yang sering digunakan untuk publish dokumen di internet. Kita biasa menemukan dan download panduan, tutorial, jurnal atau bahan pelajaran/kuliah dari internet dalam bentuk / format file PDF. Biasanya untuk mempermudah kita membaca dokumen tersebut kita terlebih dahulu mencetaknya / print pada kertas agar mudah di baca dan juga gampang dibawa kemana-mana.
Untuk mencetak referensi, jurnal atau makalah yang kita miliki tentu perlu melihat situasi dan kebutuhannya. Bila dokumen PDF tersebut tidak terlalu penting atau hanya kita butuhkan sementara waktu (misalkan hanya untuk mengerjakan tugas atau hanya sampai ujian) tentunya kita harus menghemat kertas, apalagi bagi mahasiswa yang sedang kos, uang sesedikit apapun bisa menjadi sangat berarti :D
Untuk penghematan kita bisa mencetak dokumen / file PDF dengan cara membuat beberapa halaman diletakkan dalam satu lembar kertas. Baik itu 2 halaman perlembar, 4 halaman perlembar, atau mungkin 8 halaman perlembar, dan lain sebagainya. Untuk melakukan kesemuanya itu telah disediakan oleh Adobe Reader. Berikut contoh untuk membuat print out 4 halaman dalam satu lembar kertas.

  1. Pertama-tama buka dokumen / file PDF yang akan dicetak
  2. Kemudian tekan tombol CTRL+P
  3. Pada dialog Print pilih printer yang akan digunakan untuk mencetak, misal printer Epson TX 121 Series
  4. Kemudian pilih halaman yang akan dicetak, misal pilih All untuk mencetak semua halaman
  5. Lalu klik tombol Mutiple
  6. Kemudian pada bagian Page Per Sheet pilih 4 , atau isikan sesuai keinginan anda
  7. Selanjutnya klik tombol Print
  8. Proses pencetakan akan segera dimulai, setiap lembar kertas akan terdapat 4 halaman atau sesuai dengan pilihan anda


 Gambar: Mencetak beberapa halaman file PDF dalam satu lembar kertas



 

Tips Cara Mencetak Beberapa Halaman File PDF Dalam 1 Kertas

Dengan cara yang serupa anda bisa membuat 6, 8, 9 atau banyak halaman lainnya dalam satu lembar kertas. Yang harus diperhatikan, semakin banyak anda mencetak dalam satu lembar kertas maka ukuran huruf hasil cetakan akan semakin kecil dan akan semakin susah dibaca. Oleh karena itu, buatlah hasil print out yang masih terbaca oleh anda tanpa harus memaksakan mata anda.
Untuk aplikasi microsoft word anda dapat melakukan dengan cara Mencetak/print beberapa halaman dalam satu lembar kertas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Perkalian Pecahan

Cara Menghitung Perkalian Pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) - Kita sering mendengar kata-kata pecahan, pembilang, penyebut, sekian per sekian, dan masih banyak lagi. Berbagai macam sebutan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang merupakan hasil pembagian sebuah bilangan dengan bilangan lainnya atau sering disebut dengan pecahan. Hakikatnya pengertian pecahan adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan yang dibagi, sedangkan penyebut adalah bilangan yang menjadi pembagi. Secara umum, penulisan pecahan akan lebih mudah dibaca menggunakan nilai penyebut dan pembilang yang lebih kecil atau penggunaan penyebut berbasis 5 atau 10 tetapi masih tetap memiliki nilai yang sama. Sebagai contoh, orang 1/2 akan lebih disukai daripada 500/1000, tetapi 50/100 atau 500/1000 akan lebih disukai daripada pecahan seperti 387/774. Padahal semua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, yakni 1/2. Oleh karena itu, biasanya dilakukan penye

Cara Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal

Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni : bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1 bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7 bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst. Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana ca