Langsung ke konten utama

Cara Mengatur Jarak Antara Teks Dengan Border Tabel Ms Word 2010

Jarak teks dengan border tabel dapat berpengaruh signifikan pada ukuran tabel, baik panjang maupun lebar tabel. Dengan memperkecil jarak antara teks dengan border tabel (membuat teks lebih rapat) maka sebuah sel relatif dapat di isi dengan tulisan yang relatif lebih banyak daripada sel yang memiliki jarak teks dengan border tabel yang lebih renggang (jauh).
Untuk mengatur jarak antara teks dengan border tabel kita bisa memanfaatkan fasilitas table properties yang disediakan di Microsoft word 2010, seperti langkah berikut:

  1. Klik kanan pada area tabel yang akan di atur jarak teks atau tulisannya lalu pada popup menu yang muncul klik item Table Properties .
  2.  Gambar: Cara memunculkan table properties di microsoft word 2010
  3. Selanjutnya pada dialog table properties pada tab Table klik tombol Options
  4.  Gambar: Menampilkan opsi untuk pengaturan jarak teks pada tabel
  5. Pada dialog Table Options isikan jarak yang anda inginkan Isikan pada kotak :
    • Top untuk jarak teks dengan border atas
    • Bottom untuk jarak teks dengan border bawah
    • Left untuk jarak teks dengan border kiri
    • Right untuk jarak teks dengan border kanan.
    • Misalkan isikan 0.02” untuk mengatur jarak teks dengan border kiri dan kanan
    • Kemudian klik tombol OK
  6.  Gambar: Mengatur jarak teks pada tabel microsoft word 2010
  7. Klik tombol OK sekali lagi untuk menutup dialog Table properties . Selanjutnya jarak teks dengan border pada tabel tersebut akan diubah sesuai dengan nilai yang anda masukkan.


 

Tips Cara Mengatur Jarak Antara Teks Dengan Border Tabel Microsoft Word 2010

Meskipun anda bisa mengatur jarak teks dengan border sesuka anda tetapi sebaiknya diatur agar teks tidak terlalu rapat atau bahkan menempel pada garis border karena tampilan akan terlihat kurang bagus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Perkalian Pecahan

Cara Menghitung Perkalian Pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) - Kita sering mendengar kata-kata pecahan, pembilang, penyebut, sekian per sekian, dan masih banyak lagi. Berbagai macam sebutan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang merupakan hasil pembagian sebuah bilangan dengan bilangan lainnya atau sering disebut dengan pecahan. Hakikatnya pengertian pecahan adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan yang dibagi, sedangkan penyebut adalah bilangan yang menjadi pembagi. Secara umum, penulisan pecahan akan lebih mudah dibaca menggunakan nilai penyebut dan pembilang yang lebih kecil atau penggunaan penyebut berbasis 5 atau 10 tetapi masih tetap memiliki nilai yang sama. Sebagai contoh, orang 1/2 akan lebih disukai daripada 500/1000, tetapi 50/100 atau 500/1000 akan lebih disukai daripada pecahan seperti 387/774. Padahal semua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, yakni 1/2. Oleh karena itu, biasanya dilakukan penye

Cara Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal

Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni : bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1 bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7 bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst. Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana ca