Langsung ke konten utama

Cara Mencari Kesalahan Penjumlahan di Ms Excel 2010 (bag 2)

Untuk menghemat tampilan dan menyembunyikan data yang kurang perlu biasanya kita melakukannya dengan cara menyembunyikan (hide) baris atau kolom di microsoft excel. Baris yang kita sembunyikan tersebut juga berisi angka/nilai yang merupakan bagian dari sesuatu penjumlahan (sum). Oya, seperti yang telah dibahas pada artikel Cara Mencari Kesalahan Hasil Perhitungan, bahwa salah satu cara untuk mengatasi penyebab formula yang error adalah dengan menggunakan fungsi SUM(). Tetapi ternyata fungsi SUM() sendiri justru dapat memberikan hasil penjumlahan yang salah khususnya ketika kita mengggunakan fasilitas Hide terhadap baris atau kolom. Untuk lebih jelasnya coba lihat contoh berikut :


 Gambar: Contoh ketidaksesuaian hasil penjumlahan dengan nilai yang ditampilkan pada microsoft excel

Pada gambar diatas kita mencoba menjumlahkan nilai yang ada pada sel B2 hingga B7 dengan menggunakan fungsi SUM(). Nilai yang terlihat ketika kita jumlahkan adalah 10+20+30+40+50 = 150. Tetapi kenapa nilai hasil penjumlahan fungsi SUM() tersebut justru 1384? Padahal secara sekilas juga sudah terlihat, mana mungkin penjumlahan bilangan puluhan bisa menghasilkan nilai ribuan. Disini akan terlihat bahwa penjumlahan dengan fungsi SUM() adalah “salah” ! Bila anda cetak dengan printer dan laporkan kepada atasan anda tentu akan bisa “berbahaya” atau mungkin ditertawakan :D . Tetapi coba anda perhatikan kembali . Baris ke empat ternyata telah disembunyikan. Dan bila di tampilkan (unhide), maka fungsi SUM() ternyata telah melaksanakan tugasnya dengan baik. ;)


 Gambar: Contoh hasil penjumlahan yang seharusnya (sesuai) di microsoft excel


Contoh di atas hanyalah contoh sederhana sehingga secara cepat kita bisa mengetahui bahwa hasil penjumlahan dengan nilai yang ditampilkan tidaklah sama. Lantas bagaimana cara untuk mengetahui apakah sebuah nilai hasil nilai SUM() telah sama dengan penjumlahan nilai yang ditampilkan? Sederhana. Sorot saja nilai tersebut lalu perhatikan nilai Sum yang ada dibagian kanan bawah aplikasi microsoft excel seperti contoh berikut:

 Gambar: Contoh cara membandingkan nilai hasil penjumlahan dengan nilai penjumlahan bilangan yang ditampilkan di microsoft excel


Perhatikan gambar diatas. Hasil fungsi SUM() sebesar 1384 tentu berbeda dengan hasil penjumlahan bilangan yang ditampilkan yang sebesar 150. Mudah bukan?! ;)


 

Tips Cara Mencari Kesalahan Penjumlahan di Microsoft Excel 2010

Pada bagian kanan bawah aplikasi microsoft excel 2010 tersebut selain menampilkan hasil penjumlahan (SUM), secara default juga memperlihatkan informasi nilai rata-rata (AVERAGE) dan banyaknya nilai (COUNT).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Perkalian Pecahan

Cara Menghitung Perkalian Pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) - Kita sering mendengar kata-kata pecahan, pembilang, penyebut, sekian per sekian, dan masih banyak lagi. Berbagai macam sebutan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang merupakan hasil pembagian sebuah bilangan dengan bilangan lainnya atau sering disebut dengan pecahan. Hakikatnya pengertian pecahan adalah istilah dalam matematika yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan yang dibagi, sedangkan penyebut adalah bilangan yang menjadi pembagi. Secara umum, penulisan pecahan akan lebih mudah dibaca menggunakan nilai penyebut dan pembilang yang lebih kecil atau penggunaan penyebut berbasis 5 atau 10 tetapi masih tetap memiliki nilai yang sama. Sebagai contoh, orang 1/2 akan lebih disukai daripada 500/1000, tetapi 50/100 atau 500/1000 akan lebih disukai daripada pecahan seperti 387/774. Padahal semua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, yakni 1/2. Oleh karena itu, biasanya dilakukan penye

Cara Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal

Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni : bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1 bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7 bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst. Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana ca