Langsung ke konten utama

Cara Menemukan Kata Didalam Tulisan di Ms Excel

Pencarian sebuah kata atau potongan kalimat dalam sebuah tulisan sering digunakan untuk menentukan proses selanjutnya yang akan dilakukan. Hal ini mirip dengan penggunaan kriteria “contains” pada saat menggunakan filter di Microsoft excel.
Sebagai contoh, bila pada sebuah sel yang ada pada kolom daftar perguruan tinggi terdapat kata”universitas”, maka tulisan pada kolom pimpinan akan berisi “rektor”, sedangkan bila terdapat potongan kalimat “sekolah tinggi”, maka kolom pimpinan akan berisi “ketua”, dan seterusnya.
Untuk melakukan proses menemukan kata/teks yang ada di dalam tulisan tersebut kita bisa memanfaatkan fasilitas SEARCH(). kalau dibuat rumus maka akan tampak kira-kira seperti berikut:


=SEARCH( teks_yang_dicari, dalam_teks, posisi_mulai_pencarian)



Dimana teks_yang_dicari kita isikan dengan teks yang akan dicari, misal kata “universitas”,
dalam_teks adalah tulisan atau kalimat tempat pencarian, misal “universitas maju tak gentar”, dsb.
psosisi_mulai_pencarian adalah posisi mulai karakter tempat pencarian (optional), jika tidak diisi akan dianggap mulai dari karakter pertama (dari depan/awal).

Jika teks_yang_dicari ditemukan maka fungsi SEARCH() otomatis akan memberikan nilai posisi awal teks tersebut di dalam_teks jika tidak ditemukan maka fungsi SEARCH() akan menghasilkan nilai error #VALUE!.

Penggunaan fungsi SEARCH() biasanya juga digabungkan dengan fungsi IF() dan ISERROR(). Sebagai contoh lihat ilustrasi pada gambar di bawah ini, jika ditemukan kata universitas pada sel A1 maka sel C1 akan ditampilkan kata “rektor”, jika tidak akan ditampilkan kata “lainnya” atau ditulis dalam rumus excel:
=IF(SEARCH("universitas",A1),"rektor", "lainnya")


 Gambar: Contoh penggunaan fungsi SEARCH() yang digabung dengan fungsi IF()di Microsoft Excel


 

Tips Cara Menemukan Kata Didalam Tulisan di Sel Microsoft Excel

Fungsi SEARCH() tidak membedakan antara huruf kapital dan biasa (kecil), atau sering disebut case insensitive , sehingga huruf “A” akan dianggap sama. Jika anda ingin membedakan antara “A” dan “a” maka gunakan fungsi FIND().

Komentar

  1. mo tanya: kata "lainnya" ko ga muncul ya, ketika tidak ditemukan kata yang dicari, dan untuk penambahan pencarian kata yang lain/lebih dari satu kata, caranya bagaimana? trmksh

    BalasHapus
  2. Bagaimana formula yg tepat di kolom B untuk data di kolom A, bila saya punya mapping semua yg membuat informasi di kolom D akan di kategori kan seperti kolom C

    A. B. C. D
    1 ada CK2 CK2 Ck2
    2 CK-2 ada CK2 CK-2
    3.Sesuai CK_2 CK2 CK_2

    BalasHapus
  3. A
    1 ada CK2
    2 CK-2 ada
    3 Sesuai CK_2

    B formula yang tepat?

    C
    1 CK2
    2 CK2
    2 Ck2

    D
    1 CK2
    2 CK-2
    3 CK_2

    BalasHapus

Posting Komentar

SPAM akan dihapus.

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Rumus Luas Permukaan Balok

Cara Mencari Luas Permukaan Balok . - Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dengan setidaknya salah satu pasang diantaranya berbeda. Bila ketiga pasang sisi bangun ruang tersebut berbentuk persegi (bujur sangkar) yang sama dan sebangun maka disebut sebagai kubus. Balok memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi balok pada gambar di bawah ini. Ilustrasi Balok Pada gambar di atas p adalah panjang (rusuk) balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok. Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang rumus volume balok, maka pada artikel ini kita akan membahas secara detail atau rinci mengenai bagaimana cara menghitung luas permukaan/selimut balok termasuk mmenghitung luas alas balok berdasarkan luas selimut balok.   RUMUS LUAS BALOK Dengan menganggap p adalah panjang dari balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok seperti yang dapat dili

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium - Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku. Rumus Luas Trapesium adalah : Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut. Contoh Trapesium Sembarang ABCD Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat. Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2 Keliling Trapesium ABCD = AB + BC + CD + DA Contoh Trapesium Siku-siku PQRS Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Rumus menghitung persentase kenaikan - Semua pengusaha bisnis pasti menginginkan usahanya semakin berkembang yang ditunjukkan dari waktu ke waktu dengan kenaikan, baik kenaikan omzet maupun keuntungan. Kenaikan tersebut selain dapat dilihat dari angka nominal yang biasanya di tunjukkan dalam rupiah atau unit, juga sering dihitung dengan menggunakan persen. Persentase kenaikan merupakan nilai persentase tambahan nilai terakhir dari nilai sebelumnya. Biasanya persentase kenaikan ini menjadi pembanding utama dalam usaha bisnis. Orang akan melihat berapa persen kenaikan omzet, berapa persen keuntungan, dan seterusnya. Untuk menghitung persentase kenaikan dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rumus : Persentase (%) = (akhir – awal) / awal x 100% dimana nilai akhir adalah nilai yang lebih besar dari nilai awal . jika nilai awal lebih rendah, maka yang harus anda hitung adalah persentase penurunan. Rumus menghitung Persentase Kenaikan