Langsung ke konten utama

Cara Membuat Dua Axis/Sumbu Vertikal di Grafix Excel

Grafik dengan satu axis vertikal dan horizontal sudah merupakan hal biasa. Terdesak oleh kebutuhan, tidak jarang kita memerlukan grafik dengan dua aksis vertikal ataupun horizontal karena kita memang ingin membandingkan dua buah grafik dengan satuan yang berbeda dalam periode yang sama. Pembuatan grafik persandingan ini sangat berguna terutama bagi anda yang sedang melakukan penelitian atau membuat laporan. Misalnya membandingkan antara jumlah penduduk (jiwa) dengan tingkat kesempatan kerja (persen). Bila kita satukan kedua grafik tersebut dalam satu sumbu / axis vertikal tentu grafik untuk tingkat kesempatan kerja akan menjadi tidak kelihatan karena dalam satuan persen sedangkan jumlah penduduk bisa saja ribuan, ratusan ribu atau bahkan jutaan jiwa. Oleh karena itu akan lebih tepat bila kita membuat dua buah axis / sumbu vertikal dimana yang satu untuk jumlah penduduk sedangkan sumbu yang lain untuk tingkat kesempatan kerja. Untuk lebih jelasnya saya akan memberi contoh bagaimana cara membuat grafik dengan dua buah axis vertikal di Microsoft Excel berikut ini:
  1. Misalkan kita telah mempunyai dua jenis data yang akan kita sandingkan, yakni Jumlah Penduduk (JP) dalam satuan jiwa, dengan Tingkat Kesempatan Kerja dalam satuan persen mulai tahun 2001 hingga 2010
  2. Selanjutnya buat sebuah grafik, misalkan scatter dengan cara :
  3. Blok area data grafik lalu klik tombol Insert
  4. Pada grup Charts klik Scatter lalu pilih Scatter with smooth line and markers
  5.  Gambar: Membuat grafik scatter di Microsoft Excel
    Membuat grafik scatter di Microsoft Excel
  6. Selanjutnya sebuah grafik scatter dengan garis akan ditambahkan. Perhatikan bahwa grafik TKK terlihat rata karena nilai dari TKK hanya berkisar kurang dari 1, dan ini sangat jauh bila dibandingkan dengan nilai JP yang mencapai puluhan ribu. Ok untuk membandingkannya kita perlu membuat TKK menjadi axis vertikal yang baru.
  7. Klik kanan pada series TKK lalu pilih Format Axis
  8.  Gambar: Mengatur Axis dari Series
    Mengatur Axis dari Series
  9. Kemudian pada dialog Series options pilih tab Series Options
  10. Pada grup Plot Series On pilih Secondary Axis .
  11.  Gambar: Membuat series menjadi Secondary Axis
    Membuat series menjadi Secondary Axis
  12. Series TKK kini memiliki sumbu vertikal yang baru yang terletak disebelah kanan grafik. Kini anda bisa membandingkan antara dua buah grafik garis dengan lebih jelas dan seksama.
 Gambar: Contoh grafik dengan dua axis/sumbu vertikal
Contoh grafik dengan dua axis/sumbu vertikal

 

Tips Membuat Dua Axis (sumbu) Vertikal di Grafix Excel

Pembuatan axis dengan dua sumbu vertikal tidak hanya berlaku untuk grafik yang bertipe sama, misalkan hanya scatter saja. Anda juga bisa menggabungkan grafik scatter, garis, batang, atau column dan yang lainnya dalam satu buah grafik.

Komentar

Posting Komentar

SPAM akan dihapus.

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Rumus Luas Permukaan Balok

Cara Mencari Luas Permukaan Balok . - Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dengan setidaknya salah satu pasang diantaranya berbeda. Bila ketiga pasang sisi bangun ruang tersebut berbentuk persegi (bujur sangkar) yang sama dan sebangun maka disebut sebagai kubus. Balok memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi balok pada gambar di bawah ini. Ilustrasi Balok Pada gambar di atas p adalah panjang (rusuk) balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok. Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang rumus volume balok, maka pada artikel ini kita akan membahas secara detail atau rinci mengenai bagaimana cara menghitung luas permukaan/selimut balok termasuk mmenghitung luas alas balok berdasarkan luas selimut balok.   RUMUS LUAS BALOK Dengan menganggap p adalah panjang dari balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok seperti yang dapat dili

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium - Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku. Rumus Luas Trapesium adalah : Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut. Contoh Trapesium Sembarang ABCD Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat. Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2 Keliling Trapesium ABCD = AB + BC + CD + DA Contoh Trapesium Siku-siku PQRS Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Rumus menghitung persentase kenaikan - Semua pengusaha bisnis pasti menginginkan usahanya semakin berkembang yang ditunjukkan dari waktu ke waktu dengan kenaikan, baik kenaikan omzet maupun keuntungan. Kenaikan tersebut selain dapat dilihat dari angka nominal yang biasanya di tunjukkan dalam rupiah atau unit, juga sering dihitung dengan menggunakan persen. Persentase kenaikan merupakan nilai persentase tambahan nilai terakhir dari nilai sebelumnya. Biasanya persentase kenaikan ini menjadi pembanding utama dalam usaha bisnis. Orang akan melihat berapa persen kenaikan omzet, berapa persen keuntungan, dan seterusnya. Untuk menghitung persentase kenaikan dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rumus : Persentase (%) = (akhir – awal) / awal x 100% dimana nilai akhir adalah nilai yang lebih besar dari nilai awal . jika nilai awal lebih rendah, maka yang harus anda hitung adalah persentase penurunan. Rumus menghitung Persentase Kenaikan