Langsung ke konten utama

Cara Menghitung BMI Berat Badan Ideal di Ms Excel

Rumus menghitung Berat Badan Ideal – Banyak wanita dan juga pria menginginkan tampil maksimal dan sempurna dengan memiliki bentuk tubuh yang proporsional sekaligus tubuh yang sehat. Kesemuanya itu dimulai dari berat badan yang normal dan ideal. Ada banyak rumus perhitungan berat badan ideal yang dapat digunakan oleh anda untuk mengetahui apakah dengan berat badan anda sudah ideal, terlalu kurus, atau kelebihan berat badan. Selanjutnya, dengan mengetahui apakah berat badan anda sudah normal atau ideal tentu anda bisa memilih treatment yang akan anda jalani. Kasarnya, bila terlalu gemuk maka anda harus mengurangi berat badan. Sebaliknya, bila terlalu kurus berarti anda harus menggemukkan badan.

RUMUS BERAT BADAN IDEAL BMI (BODY MASS INDEX)

Rumus Berat Ideal BMI (Body Mass Index) atau Indeks massa tubuh(IMT) ini sering dipakai untuk menentukan apakah berat badan seseorang sudah ideal atau belum. Rumus yang digunakannya pun cukup mudah, anda hanya perlu membagi berat badan anda (dalam satuan kilogram) dengan kuadrat dari tinggi badan anda (Dalam satuan meter).
 

BMI = Berat / (tinggi_badan2)
 

Maksudnya, nilai Body Mass Index (BMI) anda adalah berat anda saat ini dibagi dengan kuadrat dari tinggi anda adalam satuan meter. Selanjutnya nilai tersebut dibandingkan apakah termasuk dalam kategori sangat terlalu kurus sekali hingga sangat terlalu hemuk sekali (obesitas) pada tabel dibawah.
 

Kategori BMI (kg/m2)
Kurus yang sangat parah kurang dari 15
Kurus yang parah 15 hingga 16
Kurang berat badan (kurus) 16 hingga 18,5
Normal (berat badan yang sehat) 18,5 hingga 25
Kelebihan berat badan (Gemuk) 25 hingga 30
Obesitas kelas I (obesitas moderat) 30 hingga 35
Obesitas Kelas II (obesitas parah) 35 hingga 40
Obesitas kelas III (Obesitas yang sangat parah) Diatas 40


 

Contoh 1:
Misalkan tinggi badan Hadi 175 cm. beratnya 60 kg. Apakah berat badan hadi sudah ideal?
BMIHADI = 60 / 1,752 = 60 / 3,0625 = 19,59. Berat badan hadi masih termasuk normal.
 

Contoh 2:
Tinggi Badan Zahra 170 cm. Berapakah berat badan ideal zahra?
Karena BMI untuk berat badan ideal sesuai tabel di atas berada pada nilai 18,5 hingga 25 maka kita akan hitung berat badan ideal untuk BMI 18,5 dan BMI 25.
 

BMI = berat_badan / tinggi_badan2 <=> berat_badan = BMI x tinggi_badan2
Berat_badan18,5 = 18,5 x (1,702) = 56,66 kg
Berat_badan25 = 25 x (1,702) = 76,56 kg
Jadi berat badan yang ideal untuk Zahra berada pada kisaran 56,66 kg hingga 76,56 kg.

RUMUS BERAT BADAN IDEAL SEDERHANA (BROCA)

Bila anda butuh referensi cepat untuk berat badan ideal, anda bisa menggunakan metode Broca. Rumus menghitung berat badan ideal ini merupakan rumus yang paling simple, mudah dan sering digunakan. Untuk mengetahui berat badan yang ideal dalam satuan kilogram (kg), anda cukup mengurangi tinggi badan anda dengan 100 (dalam satuan centimeter). Rumus ini berlaku secara umum, tetapi kemudian dimodifikasi untuk mendapatkan perkiraan hasil yang lebih baik lagi. Yakni dari hasil yang anda dapat tadi, lalu bagi para pria kurangi lagi dengan 10% dari tinggi badan, sedangkan bagi para wanita kurangi lagi dengan 15% dari tinggi badan. Hasil yang didapat, bisa jadi akan berbeda dengan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus BMI. Jadi rumus berat badan ideal pria ditulis :

Berat Ideal Pria = (tinggi badan – 100) – (10% x tinggi badan)
Atau
Berat Ideal Pria = 90% x tinggi badan – 100

Sedangkan rumus berat badan ideal wanita:

Berat Ideal Wanita= (tinggi badan – 100) – (15% x tinggi badan)
Atau
Berat Ideal Wanita = 85% x tinggi badan – 100

Contoh 1:
Misalkan tinggi badan Hadi 175 cm. Berapakah berat badan ideal hadi (pria)?
Berat Badan Ideal HADI = 90% x tinggi badan – 100 = 90% x 175 – 100 = 57,5 kg Formula / rumus menghitung berat badan ideal di Microsoft Excel : =90%*175-100
 

Contoh 2:
Tinggi Badan Zahra 170 cm. Berapah berat badan ideal zahra (wanita)?
Berat Badan Ideal ZAHRA = 85% x tinggi badan – 100 = 85% x 170 – 100 = 57,5 kg Formula / rumus menghitung berat badan ideal di Microsoft Excel : =85%*175-100 atau bila menggunakan sel referensi dapat dilihat pada gambar berikut :


 

Tips Menghitung BMI Berat Badan Ideal di Microsoft Excel

  • Bila berat badan anda tidak dalam interval berat badan yang ideal, anda bisa mencoba membuatnya menjadi ideal oleh diri anda sendiri ataupun dengan bimbingan para ahli gizi maupun dokter. Meskipun demikian, diluar semua itu hal terpenting yang harus anda jaga adalah kesehatan anda dan bersyukur akan hal itu.

Komentar

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Rumus Luas Permukaan Balok

Cara Mencari Luas Permukaan Balok . - Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dengan setidaknya salah satu pasang diantaranya berbeda. Bila ketiga pasang sisi bangun ruang tersebut berbentuk persegi (bujur sangkar) yang sama dan sebangun maka disebut sebagai kubus. Balok memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi balok pada gambar di bawah ini. Ilustrasi Balok Pada gambar di atas p adalah panjang (rusuk) balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok. Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang rumus volume balok, maka pada artikel ini kita akan membahas secara detail atau rinci mengenai bagaimana cara menghitung luas permukaan/selimut balok termasuk mmenghitung luas alas balok berdasarkan luas selimut balok.   RUMUS LUAS BALOK Dengan menganggap p adalah panjang dari balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok seperti yang dapat dili

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium - Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku. Rumus Luas Trapesium adalah : Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut. Contoh Trapesium Sembarang ABCD Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat. Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2 Keliling Trapesium ABCD = AB + BC + CD + DA Contoh Trapesium Siku-siku PQRS Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Rumus menghitung persentase kenaikan - Semua pengusaha bisnis pasti menginginkan usahanya semakin berkembang yang ditunjukkan dari waktu ke waktu dengan kenaikan, baik kenaikan omzet maupun keuntungan. Kenaikan tersebut selain dapat dilihat dari angka nominal yang biasanya di tunjukkan dalam rupiah atau unit, juga sering dihitung dengan menggunakan persen. Persentase kenaikan merupakan nilai persentase tambahan nilai terakhir dari nilai sebelumnya. Biasanya persentase kenaikan ini menjadi pembanding utama dalam usaha bisnis. Orang akan melihat berapa persen kenaikan omzet, berapa persen keuntungan, dan seterusnya. Untuk menghitung persentase kenaikan dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rumus : Persentase (%) = (akhir – awal) / awal x 100% dimana nilai akhir adalah nilai yang lebih besar dari nilai awal . jika nilai awal lebih rendah, maka yang harus anda hitung adalah persentase penurunan. Rumus menghitung Persentase Kenaikan