Langsung ke konten utama

Cara Cepat Hitung Diskon Barang Secara Manual

Sebentar lagi toko-toko dan mall akan menawarkan diskon natal dan tahun baru. Banyak pesta diskon yang akan digelar. Semua berlomba-lomba menjual barang memanfaatkan momen akhir tahun. Sekarang jamannya diskon. Semua barang yang dijual kalau tidak pakai diskon jadi tidak menarik. Padahal belum tentu diskon dibuat dengan harga asli lalu di diskon. Supaya tidak rugi, terkadang para penjual menaikkan harga barang sebelum diskon dibuat. Jadi, mungkin saja saat kita membeli harga barang tersebut hanya diberi diskon sedikit, tidak ada atau bahkan menipu karena sebenarnya telah naik dari awalnya. Oleh karena itu kita mesti pintar-pintar menghitung diskon sebelum membeli barang.
Contohnya begini, saat jalan-jalan di pasar, pertokoan atau mall ada barang yang dijual dengan harga 290ribu dengan diskon 5%. Berapa sebenarnya harga barang tersebut? Kalau mau keluarin kalkulator kelamaan. Keluarin Hape terus cari aplikasi kalkulator juga lebih telat. Apalagi kalau keluarin laptop dulu! Keburu macet kalau ada banyak orang yang mau jalan ada dibelakang kita. ;)
Perkalian 290.000 x 5% akan lebih susah (lebih tepatnya lebih lama) karena kita harus menghitung 29x5. Akan tetapi ingat, 5% = 5/100 = 1/20 jadi perhitungan diskon dapat menjadi 290.000 x 1/20 = 29000/2 = 14500. Lebih mudahkan?!
Terus bagaimana dengan diskon 10%? Sama seperti konsep diatas. 10% = 10/100 = 1/10. Jadi kalau barang tersebut memiliki diskon 10% maka akan menjadi 290000 x 1/10 = 29000.
Bagaimana kalau barangnya 35%? Ikuti kedua cara yang sebelumnya. Diskon 35% = diskon 30% dan diskon 5%.
30%= 30/100 = 3/10. Besar potongan = 290000 x 1/30 = 3 x 29000 =(3x29)x1000 = [(3x20)+(3x9)]x1000 = [60+27]x1000=87000
Dan
Besar potongan 5%= 290000x5% = 290.000 x 1/20 = 29000/2 = 14500.
Jadi total diskon: Diskon 30%+diskon5% = 87000+14500=101500
Jadi konsep yang harus dipegang adalah konsep yang 10% dan 5%.
Bagaimana kalau ada toko yang kasih diskon barang sebesar 16%? Jangan ragu. hitung saja dengan pembulatan menjadi 15%. Kenapa? Abaikan saja diskon yang 1%. Karena untuk barang dengan harga 1 juta maka nilai 1% adalah sebesar 10.000. kalau harga barang 290.000 diskon 1%nya hanya 2900. Buat bayar parkir saja kadang masih kurang.. :D terus gimana kalau diskonnya 19%? Biar mudah, hitung saja jadi dua puluh persen lalu nilai tersebut dikurangi dengan diskon 1% (19% = 20% - 1%). Atau gunakan saja hitungan 20% tetapi dengan asumsi adalah mendekati nilai diskon 20%. Beres. Jangan terlalu rinci, karena akan butuh waktu untuk menghitung yang lebih lama, padahal hasil rinci tidak selamanya signifikan berpengaruh. Gunakan angka rinci jika memang harga barang sangat mahal.
 

Selain itu ada trik lain yang berkaitan dengan angka belasan. Konsep hitung cepat yang lain yang dapat digunakan adalah jika barang berharga memiliki angka dalam bentuk belasan dan diskonnya belasan persen. Misalkan barang dijual dengan harga Rp180.000 diberi diskon 15%. Bagaimana cara cepat menghitung diskonnya?
Ada trik yang mudah dengan perkalian untuk bilangan belasan. Lihat contoh dibawah :
Harus diingat sifat komutatif perkalian dimana 180000 x 15% = 180000x15/100 = 1800 x 15.

  1. Pertama-tama tambahkan 18 dengan 5 (belasan dari angka pertama dan satuan dari angka kedua), jumlahnya 18+5 = 23 (kalikan dengan 10 menjadi 230).
  2. Selanjutnya kalikan satuan dari bilangan pertama dan satuan dari bilangan kedua, 8x5=40, tambahkan dengan jumlah sebelumnya dengan sebelumnya 230+40 = 270
  3. Terakhir, ada angka ratusan yang masih tertinggal (dua nol), tambahkan di belakang hasil penjumlahan. Jadi total diskon 15% dari Rp 180.000 adalah 27000
  4. .

 

Tips Cepat Hitung Diskon Barang Secara Manual

Untuk dapat menghitung diskon dengan cepat butuh latihan. Yang penting, saat belanja dan harus berpikir cepat anda sebaiknya jangan terlalu peduli dengan hal yang detail. Terkadang hitungan diskon cukup sampai dengan pembulatan 5% terdekat karena biasanya potongan diskon 1-3% dari barang yang mau dibeli tidak terlalu signifikan. Bahkan jika dihitung terlalu lama orang lain akan menyangka anda pelit. Jika memang terpaksa, untuk mudahnya gunakan saja apakah potongan harga sebesar 1% berharga atau tidak bagi anda.

Komentar

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Rumus Luas Permukaan Balok

Cara Mencari Luas Permukaan Balok . - Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dengan setidaknya salah satu pasang diantaranya berbeda. Bila ketiga pasang sisi bangun ruang tersebut berbentuk persegi (bujur sangkar) yang sama dan sebangun maka disebut sebagai kubus. Balok memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi balok pada gambar di bawah ini. Ilustrasi Balok Pada gambar di atas p adalah panjang (rusuk) balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok. Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang rumus volume balok, maka pada artikel ini kita akan membahas secara detail atau rinci mengenai bagaimana cara menghitung luas permukaan/selimut balok termasuk mmenghitung luas alas balok berdasarkan luas selimut balok.   RUMUS LUAS BALOK Dengan menganggap p adalah panjang dari balok, l adalah lebar balok, dan t adalah tinggi balok seperti yang dapat dili

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium - Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku. Rumus Luas Trapesium adalah : Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut. Contoh Trapesium Sembarang ABCD Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat. Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2 Keliling Trapesium ABCD = AB + BC + CD + DA Contoh Trapesium Siku-siku PQRS Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Rumus menghitung persentase kenaikan - Semua pengusaha bisnis pasti menginginkan usahanya semakin berkembang yang ditunjukkan dari waktu ke waktu dengan kenaikan, baik kenaikan omzet maupun keuntungan. Kenaikan tersebut selain dapat dilihat dari angka nominal yang biasanya di tunjukkan dalam rupiah atau unit, juga sering dihitung dengan menggunakan persen. Persentase kenaikan merupakan nilai persentase tambahan nilai terakhir dari nilai sebelumnya. Biasanya persentase kenaikan ini menjadi pembanding utama dalam usaha bisnis. Orang akan melihat berapa persen kenaikan omzet, berapa persen keuntungan, dan seterusnya. Untuk menghitung persentase kenaikan dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rumus : Persentase (%) = (akhir – awal) / awal x 100% dimana nilai akhir adalah nilai yang lebih besar dari nilai awal . jika nilai awal lebih rendah, maka yang harus anda hitung adalah persentase penurunan. Rumus menghitung Persentase Kenaikan