Langsung ke konten utama

Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium- Trapesium adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dengan empat dua buah rusuk / sisi yang dua diantaranya saling sejajar tetapi tidak sama panjang. Trapesium hanya memiliki 1 simetri putar. Ada tiga jenis trapesium : trapesium sembarang, trapesium sama kaki dan trapesium siku-siku.
Rumus Luas Trapesium adalah:

Gambar: Rumus Trapesium
Adapun untuk panjang keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan keempat rusuk/sisinya. Karena panjang sisi belum tentu sama maka cara terbaik adalah dengan menjumlahkan empat buah rusuk/sisi tersebut.

Gambar: Contoh Trapesium Sembarang ABCD
Contoh Trapesium Sembarang ABCD

Trapesium sembarang adalah trapesium dengan keempat rusuk/sisinya tidak sama panjang. Trapesium sembarang tidak memiliki simetri lipat.

Luas Trapesium Sembarang ABCD = (BC + AD) x t / 2

Keliling TrapesiumABCD= AB + BC + CD + DA

Gambar: Contoh Trapesium Siku-siku PQRS
Contoh Trapesium Siku-siku PQRS

Trapesium siku-siku adalah trapesium yang memiliki dua sudut siku-siku dan rusuk / sisi yang saling sejajar tegak lurus dengan rusuk tinggi trapesium. Trapesium siku-siku juga tidak memiliki simetri lipat.

Luas Trapesium Siku-siku PQRS = (QR + PS) x t / 2

Keliling Trapesium PQRS = PQ + QR + RS + SP

Gambar: Contoh Trapesium Sama Kaki KLMN
Contoh Trapesium Samakaki KLMN

Trapesium samakaki adalah trapesium yang memiliki rusuk yang sama panjang dan rusuk sejajar. Trapesium samakaki memiliki 1 simetri lipat.

Luas Trapesium Sama kakiKLMN = (LM + KN) x t / 2

Keliling Trapesium KLMN = KL + LM + MN + NP

 

 

Contoh Soal Menghitung Luas Trapesium

Dalam penyelesaian menghitung luas trapesium terkadang memerlukan juga rumus-rumus bangun datar yang lain seperti rumus luas dan keliling persegi panjang dan bujursangkar, rumus luas dan keliling segitiga, dan juga rumus phytagoras.

 

 

Contoh soal 1: menghitung luas trapesium

Sebuah trapesium memiliki sisi sejajar 6 cm dan 14 cm serta tinggi 4 cm. Berapakah luas trapesium tersebut?

Jawab

Luas trapesium = jumlah sisi sejajar x tinggi / 2 = (6+14) x 4 / 2 = 40 cm2.

 

 

Contoh soal 2: menghitung keliling trapesium

Jika panjang kedua sisi miring pada trapesium pada soal 1 adalah 5 cm, berapakah keliling trapesium?

Jawab

Keliling trapesium = panjang semua rusuk = 6 + 14 + 5 + 5 = 30cm.

 

 

Contoh soal 3: menghitung luas dan keliling trapesium

Hitung luas trapesium pada gambar dibawah ini Gambar: Trapesium Sembarang ABCD

Jawab

Luas Trapesium = (7+23) x 8 / 2 = 120 satuan luas.

 

 

Contoh soal 4: menghitung luas dan keliling trapesium

Hitung keliling dan luas trapesium sama kaki pada gambar dibawah ini Gambar: Trapesium Sembarang

Jawab

Karena trapesium tersebut adalah trapesium sama kaki, maka panjang CD = panjang AB = 10 satuan.

Panjang Keliling trapesium = AB + BC + CD + DA = 10 + 8 + 10 + (6+14) = 48 satuan

Untuk mendapatkan tinggi BE digunakan rumus phytagoras :
AB2 = AE2 + BE2
102 = 62 + BE2
100 = 36 + BE2
BE2 = 64
BE = 8 satuan
Luas Trapesium = jumlah sisi sejajar x tinggi / 2
Luas trapesium = (BC + AD) x BE / 2
= (8 + 20) x 8 / 2 = 112 satuan luas.

 

 

Contoh soal 5: menghitung luas dan keliling trapesium

Hitung keliling dan luas trapesium pada gambar dibawah ini

 Gambar: Contoh Trapesium Sembarang ABCD
Gambar: Trapesium ABCD

Jawab

Untuk menghitung keliling trapesium perlu dicari terlebih dahulu panjang sisi AB dan CD dengan menggunakan rumus phytagoras

AB2 = AE2 + BE2
AB2 = 52 + 122
AB2 = 25 + 144 = 169
AB = 13 satuan

Perhatikan, Panjang ED=DE = 19 satuan, maka panjang FD= DF = DE – BC = 19 – 3 = 16 satuan.
CD2 = CF2 + FD2
CD2 = 122 + 162
CD2 = 144 + 256 = 400
CD = 20 satuan.
Jadi keliling trapesium = AB + BC + CD + DA = 13 + 3 + 20 + (19+5) = 60 satuan

Luas Trapesium = Jumlah sisi sejajar x tinggi / 2
= (3+24) x 12 / 2 =162 satuan luas.

 

 

Contoh soal 6: menghitung luas dan keliling trapesium Siku-siku

Sebidang tanah berbentuk trapesium siku-siku dengan panjang sisi sejajar 9m dan 15m serta panjang sisi miring 10 meter. Berapakah luas tanah tersebut ?

 Gambar: Contoh Trapesium Sembarang ABCD
Gambar: Trapesium ABCD

Jawab

Untuk menghitung luas perlu dicari terlebih dahulu tinggi trapesium = AB = CE.
Karena berbentuk trapesium siku-siku maka panjang ED = Panjang AD – Panjang BC = 15m-9m = 6m.
Gambar: Trapesium ABCD

Dengan rumus phytagoras kita bisa menghitung tinggi trapesium:
CD2 = ED2 + CE2
102 = 62 + CE2
100 = 36 + CE2
CE2=64
CE=8m

Luas tanah =Jumlah Sisi Sejajar x tinggi /2
= (9 + 15 ) x 8 / 2 = 96m2

Rekomendasi: Untuk menghitung luas trapesium, keliling trapesium, maupun panjang sisi trapesium secara cepat dan mudah maka gunakan saja Kalkulator Trapesium: luas trapesium, keliling trapesium dan panjang sisi trapesium dari hitung.id. kalkulator trapesium juga menyediakan langkah-langkah perhitungan sehingga mudah untuk belajar.

Komentar

Posting Komentar

SPAM akan dihapus.

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word

Kadang kita ingin membuat sebuah kertas baik itu A4, Folio/F4 atau yang lainnya, bisa menjadi dua halaman. Hal tersebut kita lakukan agar hasil pencetakan (print) menjadi lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Kita bisa mencetak 2 buah halaman A4 dalam satu lembar kertas A4 , tetapi pada kertas hasil cetak ukuran font yang dicetak tentu akan menjadi lebih kecil dari yang kita gunakan. Untuk menjaga agar ukuran font tetap dan hasil cetak tetap bisa dua halaman dalam satu kertas, maka anda bisa mengaturnya di Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut. Klik menu ribbon Page Layout , Kemudian klik tombol untuk memunculkan Dialog Page Setup Selanjutnya pada dialog Page Setup tersebut pilih tab Margin Kemudian pada bagian Orientation pilih Landscape Pada bagian Pages , isikan nilai Multiple pages dengan 2 pages per sheet Kemudian klik tombol OK . Tips Membagi Satu Kertas Menjadi Dua Halaman di Microsoft Word Anda bisa menggunakan cara membagi kertas t

Cara Menghitung Persentase(%) Untung/Rugi

Cara mendapatkan persen keuntungan/kerugian - Kegunaan utama persentase adalah untuk membandingkan dua hal yang tidak sama persis. Pada artikel terdahulu saya telah menulis dasar-dasar bagaimana cara menghitung persentase. Kini kita akan lebih bahas lebih dalam lagi khususnya untuk menentukan persentase keuntungan dan kerugian dalam proses jual-beli barang. Ilustrasi timbangan untung Rugi     Untung atau Rugi? Sebelum membahas lebih jauh, anda harus tahu dahulu istilah untung dan rugi. Penjualan dikatakan untung bila Harga Barang yang dijual lebih besar dari modal yang kita keluarkan untuk membeli barang tersebut. Sedangkan penjualan dikatakan mengalami kerugian jika harga jual lebih kecil dari harga perolehan/pembelian barang.   Untung adalah Harga Penjualan > Harga Pembelian Untung = Harga Penjualan – Harga Pembelian Persentase Keuntungan = Untung / Harga Pembelian x 100%   Rugi adalah Harga Penjualan < Harga Pembelian Rugi = Harga Pembelian – Harga Penjualan Per

Cara Mencetak Halaman dari Belakang (Terakhir) ke Depan (Awal)

Bila anda mencetak dokumen, tentunya lebih bagus jika setelah proses pencetakan / print selesai dokumen tersebut telah siap di jilid, tanpa perlu mengatur atau menyusun ulang kertas hasil print karena halaman awal ada di belakang sedangkan halaman akhir ada di depan. Sebenarnya ada beberapa printer yang telah mendukung pencetakan dimana halaman pertama yang dicetak akan berada pada tumpukan paling depan / teratas dari tumpukan dokumen hasil cetakan. Tapi jangan berkecil hati, bila printer anda tidak bisa melakukan itu, anda masih bisa melakukannya secara software / manual. Microsoft Word menyediakan fasilitas Reverse Order untuk melakukan pencetakan dimulai dengan halaman terakhir lebih dulu baru setelahnya ke halaman yang lebih depan. Untuk mencetak dengan reverse order di Microsoft Word anda bisa menggunakan langkah berikut. Munculkan dialog Print dengan jalan Klik Office button , lalu Sorot item Print . Selanjutnya klik item Print . Untuk singkatnya anda bisa menekan

Cara Menghitung Persentase Kehadiran Siswa

Menghitung Tingkat Kehadiran Siswa - Kehadiran siswa merupakan hal penting dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Semakin sering hadir di sekolah, siswa diharapkan dapat menerima pelajaran lebih banyak. Bahkan, kehadiran menjadi salah satu faktor dalam penentuan nilai sebuah mata pelajaran atau bahkan kelulusan seorang siswa. Secara umum, penyebab KETIDAKHADIRAN siswa dikelompokkan menjadi tiga macam, yakni Sakit atau sering ditulis dengan huruf " s ", Izin ( i ) dan tanpa keterangan alias Alpa ( a ). Dari sini, dengan menggunakan microsoft excel , kita bisa membuat daftar hadir siswa sekaligus menghitung persentase kehadiran siswa serta tingkat kehadiran siswa di kelas pada bulan tertentu. Pembuatan perhitungan kehadiran siswa dapat di bagi menjadi : Daftar Hadir / Absensi harian siswa . Menghitung Kehadiran Harian Siswa Menghitung Ketidakhadiran Bulanan Per Siswa Menghitung Tingkat Kehadiran Bulanan Per Siswa Menghitung Persentase Kehadiran

Cara Membuat Teks Berada Ditengah-Tengah Tabel Ms Word 2010

Tabel di microsoft word sering digunakan berbagai keperluan. Pengaturan tampilan tabel memiliki dan bahkan dapat mempengaruhi daya tarik dan kemudahan pembaca untuk melihat isi tabel lebih jauh. Salah satu pengaturan teks yang paling sering digunakan adalah meletakkan teks atau tulisan agar berada ditengah-tengah sel tabel. Ada dua macam align teks yang bisa dibuat untuk berada ditengah-tengah, yakni vertical alignment dan horizontal alignment. Berikut ini cara untuk membuat ketikan teks anda berada ditengah-tengah sel tabel di microsoft word baik horizontal maupun vertikal : Pertama-tama pilih sel yang teks didalamnya akan dibuat menjadi ditengah-tengah Kemudian klik tab Layout Lalu pada grup Alignment klik tombol Align Center Teks / tulisan selanjutnya akan berada ditengah-tengah sel   Tips Cara Membuat Teks Berada Ditengah-Tengah Tabel Microsoft Word Anda juga bisa memilih teks agar berada di tengah secara vertikal tetapi rata kiri secara horizontal ( Align Center